Senin, 07 April 2014

BAB 5 STATISTIKA

DIANA PUTRI SARI 
2213008
AKUNTANSI A
MOMEN, KEMIRINGAN, DAN KURTOSIS


Pada kegiatan belajar pertama ini dibahas tentang momen, yang meliputi konsep: momen ke-r di sekitar
bilangan tetap (asli), momen ke-r di sekitar nol, momen ke-r di sekitar rata-rata, momen ke-r dalam
bentuk data distribusi frekuensi, momen ke-r dengan cara sandi. Supaya Anda dapat memahami konsep
momen tersebut dengan jelas, pelajarilah uraian berikut ini dengan tuntas.
2.1. Momen
Misalkan diberikan variable x dengan harga-harga: x1, x2, x3, …, xn. Jika A = sebuah bilangan tetap
dan r = 0, 1, 2, …, n, maka momen ke-r sekitar A, disingkat mr’ , didefinisikan oleh hubungan:
( )
n
x A
m
r
i
r
Ó -
'=
… persamaan 2.1)
Untuk A = 0 didapat momen ke-r sekitar nol atau disingkat momen ke-r.
n
x
momen ke r
r
i Ó - =
… persamaan 2.2)
Dari persamaan (2.2), maka untuk r = 1 didapat rata-rata x
Jika A = x kita peroleh momen ke-r sekitar rata-rata, biasa disingkat mr.
( )
n
x x
m
r
i
r
Ó -
=
… persamaan 2.3)
Untuk r = 2, persamaan (2.3) memberikan varians s2.
Untuk membedakan apakah momen itu untuk sampel atau untuk populasi, maka dipakai simbol:
mr dan mr’ untuk momen sampel
r m
dan ' r
m
untuk momen populasi.
5
Jadi mr dan
mr’ adalah statistik sedangkan r
m
dan ' r
m
merupakan parameter.
Jika data telah disusun dalam daftar distribusi frekuensi, maka persamaan-persamaan di atas berturutturut
berbentuk:
( )
n
f x A
m
r
i i
r
-
=Ó
'
… persamaan 2.4)
n
f x
Momen ke r
r
i i Ó - =
… persamaan 2.5)
( )
n
f x x
m
r
i i
r
-
=
Ó
… persamaan 2.6)
dengan = Ó i n f , xi = tanda kelas interval dan fi = frekuensi yang sesuai dengan xi.
Dengan menggunakan cara sandi persamaan (2.6) menjadi:
 
 
=
Ó
n
f c
m p
r
r i i
r '
… persamaan 2.7)
dengan:
p = panjang jelas interval,
ci = variabel sandi
Harga mr ditentukan berdasarkan hubungan:
( )2
1
'
2
'
2 m =m - m
( )3
1
'
2
'
1
'
3
'
3 m =m -3m m + 2 m
6
( ) ( )4
1
'
2
2 '
1
'
3
'
1
'
4
'
4 m =m - 4m m + 6 m m -3 m
Contoh:
Untuk menghitung empat buah momen sekitar rata-rata untuk data dalam daftar distribusi frekuensi,
kita lakukan sebagai berikut:
DATA fi ci fi ci fi ci
2 fi ci
3 fi ci
4
60 – 62
63 – 65
66 – 68
69 – 71
72 – 74
5
18
42
27
8
-2
-1
0
1
2
-10
-18
0
27
16
20
18
0
27
32
-40
-18
0
27
64
80
18
0
27
128
Jumlah 100 - 15 97 33 253
Dengan menggunakan persamaan (2.7), maka:
204,93
100
253
' 3
8,91
100
33
' 3
8,73
100
97
' 3
0,45
100
15
' 3
4
4
4
4
3
3
3
3
2
2
2
2
1
= 

 = 
 
=
= 

 = 
 
=
= 

 = 
 
=
= 

 = 
 
=
Ó
Ó
Ó
Ó
n
f c
m p
n
f c
m p
n
f c
m p
n
f c
m p
i i
i i
i i
i i
… persamaan 2.8)
Sehingga dengan menggunakan hubungan di atas:
( )2 8,73 (0,45)2 8,53
1
'
2
'
2 m =m - m = - =
7
( )
8,91 3(0,45)(8,73) 2(0,45) 2,69
3 2
3
3
1
'
2
'
1
'
3
'
3
= - + = -
m =m - m m + m
( ) ( )
199,38
204,93 4(0,45)(8,91) 6(0,45) (8,73) 3(0,45)
4 6 3
2 4
4
1
'
2
2 '
1
'
3
'
1
'
4
'
4
=
= - + -
m =m - m m + m m - m
Dari hasil ini didapat varians s2 =m2 = 8,53
TUGAS 1:
I. TUGAS MERANGKUM
Silahkan Anda rangkum materi pada modul 2 untuk konsep momen!
II. TUGAS LAINNYA:
1. Hitunglah empat buah momen sekitar rata-rata untuk data dalam daftar distribusi frekuensi
sebagai berikut:
Kelas Nilai Tengah Frekuensi
Batas Bawah Batas Atas
30
40
50
60
70
80
90
39
49
59
69
79
89
99
34,5
44,5
54.5
64,5
74,5
84,5
94,5
2
3
11
20
32
25
7
Jumlah 100
8
2. Perhatikan daftar distribusi frekuensi 100 laki-laki di bawah ini!
X Y Z X Y Z X Y Z
44
35
41
31
49
34
37
63
28
40
51
33
37
33
41
38
52
31
44
31
40
36
42
28
40
40
35
32
31
52
70
73
68
68
66
74
65
74
70
69
69
66
71
69
69
69
70
71
68
62
68
73
69
67
71
70
68
68
71
69
180
188
178
159
155
156
157
168
185
187
182
155
170
161
167
190
162
156
189
160
166
178
189
158
180
172
157
176
156
165
61
61
44
58
29
56
53
47
30
64
31
35
65
43
53
58
67
53
42
43
52
68
64
46
41
58
50
45
59
56
68
70
68
67
66
65
68
69
73
71
72
70
65
62
60
62
69
70
58
69
62
66
70
68
69
73
69
59
58
65
182
185
161
175
159
171
166
171
178
170
180
162
163
164
159
162
190
182
157
165
163
158
168
162
175
188
164
158
157
168
52
52
52
40
27
44
41
33
29
24
36
23
47
26
45
41
55
34
51
58
51
35
34
26
25
44
57
67
59
62
66
67
69
68
68
59
64
70
68
67
67
59
68
70
60
65
66
69
72
67
70
70
69
70
61
71
68
60
69
70
154
152
162
175
167
158
169
186
161
160
162
159
167
161
158
167
169
160
175
163
174
172
160
175
164
172
163
159
179
167
9
45
39
40
48
69
67
68
66
159
181
169
160
59
47
43
37
61
67
76
63
155
164
184
160
40
52
65
71
163
170
Dengan menggunakan momen, tentukanlah apakah distribusinya cukup baik didekati oleh
distribusi normal ataukah tidak?
TES FORMATIF 1
I. PILIHAN GANDA (PG)
1. Bentuk ukuran lain yang merupakan hal istimewa dalam momen adalah ....
a. rata-rata dan varians
b. sampel dan populasi
c. peluang dan distribusi peluang
d. modus dan median
e. bilangan baku dan standard deviasi
2. Persamaan di bawah ini yang menyatakan momen ke-r di sekitar nol (momen ke-r) adalah ....
a.
( )
n
f x A
m
r
i i
r
-
=Ó
'
b.
 
=
Ó
n
f c
m p
r
r i i
r '
c.
n
f x
Momen ke r
r
i i Ó
- =
d.
n
x
momen ke r
r
i Ó
- =
e.
( )
n
x x
m
r
i
r
Ó -
=
10
3. mr dan
mr’ merupakan salah satu bentuk ....
a. parameter
b. statistik
c. statistika
d. statistisi
e. statatistikawan
4. Momen sampel dapat ditunjukkan dengan lambang ....
a. mr dan
mr
b. nr dan
nr
c. r
m
dan ' r
m
d. K dan SK
e. fi dan
ni
5. Parameter-parameter dalam konsep momen populasi dilambangkan dengan ....
a. mr dan
mr
b. nr dan
nr
c. r
m
dan ' r
m
d. K dan SK
e. fi dan
ni
6. Diberikan suatu data statistik r = 1, Σ(__ __) = 4 , n = 8, maka momen ke-r di sekitar rata-rata (mr)
adalah ....
a. .
b. ½
c. 2
d. 4
e. 8
7. Diberikan suatu data statistik r = 2, Σ__
 = 6 , n = 10, maka momen ke-r di sekitar nol adalah ....
a. 0,3
b. 0,6
c. 3
d. 5
e. 12
8. Diberikan data: 2, 3, 6, 4, 5, 2. Momen kedua dari data tersebut adalah ....
11
a. 10,67
b. 12,67
c. 13.67
d. 14,67
e. 15,67
9. Diberikan data: 1, 3, 5, 7, 4, 6, 4. Momen pertama di sekitar rata-rata adalah ....
a. -4,29 x 10-3
b. -3,29 x 10-3
c. -2,29 x 10-3
d. 2,29 x 10-3
e. 4,29 x 10-3
10. Diberikan suatu data statistik _ _ = 0,45 _ _ = 8,73 dan , maka m2 nya adalah ....
a. 3,11
b. 7,51
c. 8,53
d. 10,62
e. 13,12
II. URAIAN SINGKAT (US)
1. Dapatkanlah rumus rata-rata __ dan varians _ dari persamaan momen untuk:
a. Data belum disusun dalam daftar distribusi frekuensi
b. Data yang sudah disusun dalam daftar distribusi frekuensi.
2. Jika sebuah populasi berukuran N dengan data : _, _, __,, __ , maka berikanlah persamaanpersamaan
untuk momen ke-r dan __.
3. Diberikan data: 5, 4, 4, 6, 3, 8, 10, 8, 3, 2.
Hitunglah:
a. Momen pertama, kedua, ketiga, dan keempat.
b. Momen ke-1, ke-2, ke-3, dan ke-4 di sekitar rata-rata.
4. Berdasarkan soal nomor 3 di atas, selidikilah kebenaran hubungan-hubungan antara _,__, dan
__ dengan _ _ ,_ _ ,__ _ , ___ __ _ seperti diberikan dalam Kegiatan Belajar di atas, jika __ diambil
momen ke-r sekitar 4.
12
5. Perhatikan Daftar distribusi frekuensi di bawah ini!
Daftar Ujian Statistika untuk 80 Mahasiswa
Nilai Ujian Banyak
Mahasiswa (f)
31 – 40
41 – 50
51 – 60
61 – 70
71 – 80
81 – 90
91 – 100
2
3
5
14
24
20
12
Jumlah 80
Tentukan empat buah pertama untuk momen sekitar rata-rata. Dari hasil ini, tentukan berapa
varians nya?
KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR
PILIHAN GANDA (PG)
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang terdapat di bagian akhir modul
ini. Koreksi dan hitung jawaban yang benar sesuai dengan rubrik jawaban yang disediakan. Kemudian,
gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan
Belajar 1.
x100%
Jumlah soal
Jumlah Jawaban yang Benar
Tingkat Penguasaan =
Arti tingkat penguasaan : 90 – 100 % = baik sekali
80 – 89 % = baik
70 – 79 % = cukup
< 70 % = kurang
13
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar
2. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian
yang belum Anda kuasai.
URAIAN SINGKAT (US)
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 1 yang terdapat di bagian akhir modul
ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut ini untuk mengetahui tingkat
penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 1.
Tingkat Penguasaan = 20%(Soal No.1+ Soal No.2 + Soal No.3 + Soal No.4 + Soal No.5)
Arti tingkat penguasaan : 90 – 100 % = baik sekali
80 – 89 % = baik
70 – 79 % = cukup
< 70 % = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar.
Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian
yang belum Anda kuasai.
14
KEGIATAN BELAJAR 2
KEMIRINGAN DAN KURTOSIS
Pada kegiatan belajar kedua ini dibahas tentang kemiringan dan kurtosis, yang meliputi konsep:
kemiringan, koefisien kemiringan Pearson, ukuran kemiringan, dan bentuk kemiringan (positif, nol, dan
negatif), serta kurtosis, ukuran kurtosis, dan bentuk kurva kurtosis (leptokurtik, mesokurtik, dan
platikurtik). Supaya Anda dapat memahami konsep momen tersebut dengan jelas, pelajarilah uraian
materi berikut ini dengan tuntas.
2.2. Kemiringan
Kita sudah mengenal kurva halus atau model yang bentuknya bisa positif, negatif, atau simetrik.
Model positif terjadi bila kurvanya mempunyai ekor yang memanjang ke sebelah kanan. Sebaliknya, jika
ekornya memanjang ke sebelah kiri didapat model negatif. Dalam kedua hal terjadi sifat taksimetris.
Untuk mengetahui derajat taksimetri sebuah model, digunakan ukuran kemiringan yang ditentukan
oleh:
Ukuran Kemiringan
Simpanganbaku
Rata rata Modus
Kemiringan
= - -
… persamaan 2.9)
Rumus empirik untuk kemiringan, adalah:
( )
Simpanganbaku
Rata rata Median
Kemiringan
= - - 3
… persamaan 2.10)
Persamaan 2.9 dan 2.10 berturut-turut dinamakan koefisien kemiringan Pearson tipe pertama dan tipe
kedua.
Kita katakan model positif jika kemiringan positif, negatif jika kemiringan negatif dan simetrik jika
kemiringan dengan nol yang semuanya dapat dilihat pada Gambar 2.1, 2.2, dan 2.3.
Contoh:
15
Data nilai ujian statistika dasar 80 mahasiswa yang tercantum dalam Daftar IV(2) halaman 78 telah
menghasilkan x = 76,62 ; Me = 77,3; Mo = 77,17 dan simpangan baku s = 13,07.
Simpangan baku
Rata rata Modus
Kemiringan
= - -
0,04
13,07
76,62 77,17 Kemiringan = - = -
Karena kemiringan negatif dan dekat kepada nol maka modelnya sedikit miring ke kiri. Ini dapat dilihat
dari grafiknya.
Menunjukkan ukuran kesimetrisan distribusi frekuensi :
Bentuk
1. Kemiringan negatif (kiri)
2. Kemiringan nol (simetris)
3. Kemiringan positif (kanan)
Gambar 2.1. Kemiringan negatif (kiri)
16
Gambar 2.2. Kemiringan nol (simetris)
Gambar 2.3. Kemiringan positif (kanan)
2.3. Kurtosis
Bertitik tolak dari kurva model normal atau distribusi normal, tinggi rendahnya atau runcing
datarnya bentuk kurva disebut kurtosis, dapat ditentukan. Kurva distribusi normal, yang tidak terlalu
runcing atau tidak terlalu datar, dinamakan mesokurtik. Kurva yang runcing dinamakan leptokurtik,
sedangkan yang datar disebut platikurtik.
Bentuk Kurtosis
1. Leptokurtik (leptokurtic)
2. Platikurtik (platykurtic)
17
3. Mesokurtik (mesokurtic) atau bentuk kurva normal
Salah satu ukuran kurtosis ialah koefisien kurtosis, diberi simbol a4, ditentukan oleh rumus:
 
 
= 2
2
4
4 m
m
a
… persamaan 2.11)
Dengan m2 dan m4 didapat dari persamaan 2.3.
Kriteria yang didapat dari persamaan ini ialah:
a) a4 > 3 _ distribusi leptokurtik
b) a4 = 3 _ distribusi normal
c) a4 < 3 _ distribusi platikurtik
Untuk menyelidiki apakah distribusi normla atau tidak, sering pula dipakai koefisien kurtosis
Persentil, diberi simbol Κ, (kappa) yang persamaannya:
( )
90 10
3 1
90 10
2
1
P P
K K
P P
SK
k
-
-
=
-
=
… persamaan 2.12)
Dengan :
SK = rentang semi antar kuartil
K1 = kuartil pertama
K3 = kuartil ketiga
P10 = persentil kesepuluh
P90 = persentil ke-90
18
P90-P10 = rentang 10 - 90 persentil
Untuk Model distribusi normal, harga Κ = 0,263
Contoh 1:
Untuk contoh data dalam Bagian 2, bab ini, telah dihitung:
m2 = 8,53; m3 = -2,69; dan m4 =199,38.
Dengan persamaan 2.2.3, koefisien kurtosis besarnya:
( ) 2,74
8,53
199,38
2 2
2
4
4 = 
 
= 
 
=
m
m
a
Dan ini kurang dari nilai 3, maka kurvanya cenderung akan platikurtik.
Contoh 2:
Terdapat data upah untuk 65 karyawan. Telah dihitung K1 = Rp 68,25 dan K3 = Rp 90,75.
Jika juga dihitung, maka didapat:
P10 = Rp 58,12 dan P90 = Rp 101,00.
Dengan angka-angka ini koefisien kurtosis persentil besarnya:
( ) ( )
0,262
101,00 58,12
90,75 68,25
2
1
2
1
90 10
3 1
90 10
=
-
-
=
-
-
=
-
=
P P
K K
P P
SK
k
TUGAS 2:
I. TUGAS MERANGKUM
Silahkan Anda rangkum materi pada modul 2 ini yang meliputi konsep kemiringan dan kurtosis!
II. TUGAS LAINNYA:
19
1. Data nilai ujian fisika dasar 80 mahasiswa telah menghasilkan x = 66,62 ; Me = 67,5; Mo = 67,72
dan simpangan baku s = 10,70.
Berdasarkan data di atas, tentukan:
a. Kemiringannya
b. Kurva kurtosisnya
2. Perhatikan Daftar distribusi frekuensi di bawah ini!
Daftar Ujian Statistika untuk 80 Mahasiswa
Nilai Ujian Banyak
Mahasiswa (f)
31 – 40
41 – 50
51 – 60
61 – 70
71 – 80
81 – 90
91 – 100
2
3
5
14
24
20
12
Jumlah 80
Hitunglah dahulu koefisien kemiringan dan koefisien kurtosis untuk distribusi nilai ujian itu.
Kemudian tentukan bagaimana bentuk kurvanya?
3. Perhatikan daftar distribusi frekuensi 100 laki-laki di bawah ini!
X Y Z X Y Z X Y Z
44
35
41
31
49
34
37
63
28
70
73
68
68
66
74
65
74
70
180
188
178
159
155
156
157
168
185
61
61
44
58
29
56
53
47
30
68
70
68
67
66
65
68
69
73
182
185
161
175
159
171
166
171
178
52
52
52
40
27
44
41
33
29
66
67
69
68
68
59
64
70
68
154
152
162
175
167
158
169
186
161
20
40
51
33
37
33
41
38
52
31
44
31
40
36
42
28
40
40
35
32
31
52
45
39
40
48
69
69
66
71
69
69
69
70
71
68
62
68
73
69
67
71
70
68
68
71
69
69
67
68
66
187
182
155
170
161
167
190
162
156
189
160
166
178
189
158
180
172
157
176
156
165
159
181
169
160
64
31
35
65
43
53
58
67
53
42
43
52
68
64
46
41
58
50
45
59
56
59
47
43
37
71
72
70
65
62
60
62
69
70
58
69
62
66
70
68
69
73
69
59
58
65
61
67
76
63
170
180
162
163
164
159
162
190
182
157
165
163
158
168
162
175
188
164
158
157
168
155
164
184
160
24
36
23
47
26
45
41
55
34
51
58
51
35
34
26
25
44
57
67
59
62
40
52
67
67
59
68
70
60
65
66
69
72
67
70
70
69
70
61
71
68
60
69
70
65
71
160
162
159
167
161
158
167
169
160
175
163
174
172
160
175
164
172
163
159
179
167
163
170
Hitunglah beberapa koefisien persentilnya. Kemudian selidiki apakah ada alasan untuk mengatakan
distribusinya dapat didekati oleh distribusi normal?
21
TES FORMATIF 2
I. PILIHAN GANDA (PG)
1. Model kurva yang mempunyai ekor memanjang ke kanan adalah ....
a. Model negatif
b. Model positif
c. Model nol
d. Model simetris
e. Model mesokurtik
2. Suatu ukuran statistik yang berfungsi untuk mengetahui derajat taksimetri adalah ukuran ....
a. Kurtosis
b. Momen
c. Kurva
d. Koefisien kurtosis
e. Kemiringan
3. Diketahui nilai ujian Fisika Dasar 70 mahasiswa telah menghasikan __ = 50,4; ! = 51,2; $ = 51,1
dan simpangan baku _ = 12; maka kemiringan yang dihasilkan data tersebut adalah ....
a. -0,96
b. -0,69
c. -0,096
d. -0,069
e. 0,096
4. Persamaan di bawah ini, yang menunjukkan persamaan koefisien kemiringan Pearson tipe pertama
adalah ....
a. ( )
Simpangan baku
Rata rata Median
Kemiringan
= - - 3
b.
Simpangan baku
Rata rata Modus
Kemiringan
= - -
c.
Simpangan baku
Modus Rata rata
Kemiringan
= - -
d. ( )
Simpangan baku
Rata rata Median
Kemiringan
3
= - -
22
e. (Rata rata Median)
Simpangan baku
Kemiringan
- -
= 3
5. Diketahui data telah dihitung: __ = 30,1; ! = 42,5; $ = 41,9 dan simpangan baku _ = 11,6; maka
koefisien kemiringan Pearson tipe kedua yang dihasilkan data tersebut adalah ....
a. -7,8
b. -3,2
c. -2,2
d. -1,2
e. 3,2
6. Data yang berdistribusi normal dapat digambarkan dengan bentuk kurva ....
a. Leptokurtik
b. Platikurtik
c. Mesokurtik
d. Runcing
e. Datar
7. Salah satu kriteria koefisien kurtosis untuk menyatakan distribusi leptokurtik adalah ....
a. __ < 3
b. __ = 3
c. __ 3
d. () > 3
e. __ > 1
8. Jika diketahui data yang telah dihitung: _ = 9,5; __ = 3,4; ___ __ = 109,2; maka koefisien
kurtosisnya adalah ....
a. 1,21
b. 1,32
c. 2,21
d. 3,32
e. 6,12
9. Jika diketahui daftar upah untuk 50 karyawan perusahaan sepatu. Telah dihitung
+ = ,- 87,34 ___ +_ = ,- 121,72; _!./_ 01 = ,- 68,45 ___ 021 = ,- 134,53. Dengan data
tersebut, besar koefisien kurtosis persentilnya adalah ....
a. 0,26
23
b. 0,46
c. 0,62
d. 0,74
e. 0,76
10. Perhatikan kurva di bawah ini!
Kurva di atas menunjukkan kurva runcing yang dinamakan kurva ....
a. Platikurtik
b. Mesokurtik
c. Leptokurtik
d. Negatif
e. Positif
II. URAIAN SINGKAT
1. Apakah yang dimaksud dengan kurva:
a. Model positif
b. Model negatif
c. Simetrik unimodal
d. Mesokurtik
e. Platikurtik
f. Leptokurtik
Gambarkan kurvanya untuk tiap macam!
2. Jelaskan yang dimaksud dengan ukuran:
a. Kemiringan
b. kurtosis
3. Apakah yang dimaksud dengan:
a. Koefisien kemiringan Pearson
b. Koefisien kurtosis
24
c. Koefisien kurtosis persentil
4. Berikan contoh fenomena yang dapat memberikan kurva model:
a. Positif
b. Negatif
5. Jelaskan bagaimana sifat data akan berkumpul jika lengkungannya:
a. Leptokurtik
b. Platikurtik
KRITERIA KETUNTASAN BELAJAR
SOAL PILIHAN GANDA (PG)
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang terdapat di bagian akhir modul
ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut ini untuk mengetahui tingkat
penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
x100%
Jumlah soal
Jumlah Jawaban yang Benar
Tingkat Penguasaan =
Arti tingkat penguasaan : 90 – 100 % = baik sekali
80 – 89 % = baik
70 – 79 % = cukup
< 70 % = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar.
Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan Belajar 1, terutama bagian
yang belum Anda kuasai.
URAIAN SINGKAT (US)
Cocokkanlah jawaban Anda dengan Kunci Jawaban Tes Formatif 2 yang terdapat di bagian akhir modul
ini. Hitunglah jawaban yang benar. Kemudian, gunakan rumus berikut ini untuk mengetahui tingkat
penguasaan Anda terhadap materi Kegiatan Belajar 2.
25
Tingkat Penguasaan = 20%(Soal No.1+ Soal No.2 + Soal No.3 + Soal No.4 + Soal No.5)
Arti tingkat penguasaan : 90 – 100 % = baik sekali
80 – 89 % = baik
70 – 79 % = cukup
< 70 % = kurang
Apabila mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan dengan Kegiatan Belajar
pada modul berikutnya. Bagus! Jika masih di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi Kegiatan
Belajar 2, terutama bagian yang belum Anda kuasai.
Kunci Jawaban Tes Formatif
Tes Formatif 1
PG 1
No. Jawaban Alasan
1 A Bentuk ukuran lain yang merupakan hal istimewa dalam momen adalah rata-rata dan
varians
2 D
n
x
momen ke r
r
i Ó
- =
(Persamaan momen ke-r di sekitar nol)
3 B mr dan mr’ merupakan salah satu bentuk statistik
4 A Momen sampel dapat ditunjukkan dengan lambang mr dan mr
5 C
Parameter-parameter dalam konsep momen dilambangkan dengan r
m
dan ' r
m
6 B Gunakan persamaan momen ke-r di sekitar rata-rata (1/2)
7 B Gunakan persamaan momen ke-r di sekitar nol (0,6)
8 E Gunakan persamaan momen ke-r di sekitar nol untuk r = 2 (15,67)
9 A Gunakan persamaan momen ke-r di sekitar rata-rata untuk r = 1 (15,67)
10 C ' ( ')2 8,73 (0,45)2 8,53
2 2 1 m =m - m = - =
US 1
26
No. Jawaban
1
a. Persamaan x5 dalam momen adalah
n
x
momen ke r
r
i Ó
- =
b. Persamaan varians dalam momen adalah ( )2
2 2 1
s 2 = m =m '- m '
2
a.
n
x
momen ke r
N
i
r
i Ó
= - = 1
b.
( )
n
x x
m
N
i
r
i
r
Ó=
-
= 1
3
a. Gunakan persamaan ini :
n
x
momen ke r
r
i Ó
- = untuk r = 1, 2, 3, dan 4.
b. Gunakan persamaan ini :
( )
n
x x
m
r
i
r
Ó -
= dengan r = 1, 2, 3, dan 4.
4
Gunakan persamaan ini :
 
=
Ó
n
f c
m p
r
r i i
r ' kemudian gunakan persamaan ini:
( ) ( )4
1
'
2
2 '
1
'
3
'
1
'
4
'
4 m =m - 4m m +6 m m -3 m untuk mengujinya.
5
Gunakan persamaan ini:
( )
n
x x
m
r
i
r
Ó -
= , untuk r empat pertama (r = 1, 2, 3, dan 4).
Tes Formatif 2
PG 2
No. Jawaban Alasan
1 B Model kurva yang mempunyai ekor memanjang ke kanan adalah model positif
2 E Suatu ukuran statistik yang berfungsi untuk mengetahui derajat taksimetri adalah
ukuran kemiringan
3 C Gunakan persamaan koefisien kemiringan Pearson tipe pertama ini:
Simpanganbaku
Rata rata Modus
Kemiringan
= - - untuk mendapatkan ( -0,096)
27
4 B
Simpanganbaku
Rata rata Modus
Kemiringan
= - - adalah
persamaan koefisien kemiringan
Pearson tipe pertama
5 B Gunakan persamaan koefisien kemiringan Pearson tipe kedua
( )
Simpanganbaku
Rata rata Median
Kemiringan
= - - 3
, maka akan didapatkan (-3,2)
6 C Data yang berdistribusi normal dapat digambarkan dengan bentuk kurva mesokurtik
7 D Salah satu kriteria koefisien kurtosis untuk menyatakan distribusi leptokurtik adalah
a_ > 3
8 A
Gunakan persamaan koefisien kurtosis ini
2
2
4
4  
 
=
m
m
a untuk mendapatkan (1,21).
9 A
Gunakan persamaan koefisien kurtosis ini :
( )
90 10
3 1
90 10
2
1
P P
K K
P P
SK
k
-
-
=
-
= untuk
mendapatkan (0,26).
10 B
Kurva di atas menunjukkan kurva runcing yang dinamakan kurva mesokurtik (kurva
berdistribusi normal)
US 2
No. Jawaban
1 a. Model positif terjadi bila kurvanya mempunyai ekor yang memanjang ke sebelah kanan
28
b. Model negatif terjadi bila kurvanya mempunyai ekor yang memanjang ke sebelah kiri
c. Simetrik unimodal terjadi bila kurvanya mempunyai bentuk simetris
d. Mesokurtik adalah kurva distribusi normal, yang tidak terlalu runcing atau tidak terlalu datar
e. Platikurtik adalah kurva yang berbentuk datar
f. Leptokurtik adalah kurva yang berbentuk runcing
2 a. Kemiringan atau ukuran kemiringan adalah suatu cara yang berfungsi untuk mengetahui
derajat taksimetri sebuah model.
b. Kurtosis adalah tinggi rendahnya atau runcing datarnya bentuk kurva.
3 a. Koefisien kemiringan Pearson menyatakan ukuran kemiringan dan mempunyai dua tipe
29
persamaan, yaitu:
· Koefisien kemiringan Pearson tipe pertama, yang dapat dinyatakan dengan
persamaan:
Simpanganbaku
Rata rata Modus
Kemiringan
= - - ; dan
· Koefisien kemiringan Pearson tipe kedua, yang dapat dinyatakan dengan persamaan:
( )
Simpangan baku
Rata rata Median
Kemiringan
= - - 3
b. Koefisien kurtosis merupakan salah satu ukuran kurtosis yang menyatakan tinggi rendahnya
atau runcing datarnya bentuk kurva. Koefisien kurtosis dibagi dalam tiga bentuk besar, yaitu:
benuk kurva leptokurtik (kurva runcing), platikurtik (kurva datar), dan mesokurtik (distribusi
normal).
c. Koefisien kurtosis persentil berfungsi untuk menyelidiki apakah distribusi normal atau tidak,
dinyatakan dengan persamaan:
( )
90 10
3 1
90 10
2
1
P P
K K
P P
SK
k
-
-
=
-
=
4 Salah satu contoh fenomena yang dapat memberikan kurva model:
a. Positif
Hasil nilai ujian mahasiswa fisika yang sebagian besar mendapatkan nilai di atas rata-rata,
dengan kata lain: distribusi tersebar tidak merata dan kebanyakan mendapatkan nilai bagus.
b. Negatif
Hasil nilai ujian mahasiswa fisika yang sebagian besar mendapatkan nilai di bawah rata-rata,
dengan kata lain: distribusi tersebar tidak merata dan kebanyakan mendapatkan nilai jelek.
5 Sifat data akan berkumpul jika lengkungannya:
a. Leptokurtik
Datanya banyak terkumpul di tengah (datanya berdistribusi di dekat rata-rata semua).
b. Platikurtik
Datanya banyak menyebar dengan distribusi di sebelah kiri dan kanan terlalu banyak.
KEPUSTAKAAN
Sudjana. (1996). Metoda Statistika. Bandung: “TARSITO” Bandung

Tidak ada komentar:

Posting Komentar